Top
    sisinfobalitbangdiklat@kemenag.go.id
(021) 3920663, 3920668
Saat Transisi Peneliti Puslitbang Lektur pindah ke BRIN: Proposal Mitigasi Tembus ke BRIN
Peneliti Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi

Saat Transisi Peneliti Puslitbang Lektur pindah ke BRIN: Proposal Mitigasi Tembus ke BRIN

Kamis, 6 Januari 2022
Kategori : Berita
100 kali dibaca

Jakarta (Balitbang Diklat)---Proposal yang ditulis peneliti Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) telah berhasil diterima di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Rumah Program Teknologi Kebencanaan dengan keluarnya surat pengumuman resmi pada tanggal 31 Desember 2021.

Adapun judul yang diusung adalah “Mitigasi Bencana Berbasis Agama dan Budaya: Kajian Manuskrip Keagamaan dan Kearifan Lokal”. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi dengan persebaran latar belakang peneliti yang beragam, yaitu selain dari Badan litbang Kementerian agama, juga dari BMKG serta lembaga SKALA yang sangat peduli dengan mitigasi bencana dari sisi budaya lokal.

Dr. Fakhriati selaku ketua penelitian “Mitigasi Bencana” ini mengatakan, proposal ini merupakan kelanjutan dari penelitian-penelitian yang sudah pernah dilakukan Puslitbang LKKMO sebelumnya.

 

“Sejak tahun 2017 peneliti Puslitbang LKKMO telah berhasil meneliti tentang mitigasi Bencana berbasis naskah dari beberapa daerah yang dimulai dari Aceh, Padang, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Lombok. Sampai pada tahun 2020 Puslitbang LKKMO masih melakukan penelitian di wilayahBali, Bima, dan Sulawesi Selatan dan Barat,” ungkap Fakhriati, Rabu (5/1/2022).

Kepala Puslitbang LKKMO Prof. Arskal Salim menambahkan, pada tahun 2021 Puslitbang LKKMO juga telah bekerja sama dengan ICAIOS (International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies) di Aceh dan telah berhasil membuat buku saku penyuluh mitigasi, buku bahan ajar, serta film animasi yang pada awal tahun 2022 ini sudah bisa diambil manfaat oleh masyarakat setempat.

“Sebaiknya, kegiatan pengembangan ini dapat terus dilakukan di wilayah-wilayah yang sudah dilakukan penelitian, agar kebermanfaatan hasil penelitian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas, terutama masyarakat lokal,” ujar Arskal.

Kapus Arskal juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peneliti Puslitbang LKKMO yang sedang transisi pindah ke BRIN serta peneliti yang telah berhasil tembus proposalnya di Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi, BRIN.

“Selamat kepada peneliti yang telah berhasil tembus proposal risetnya di BRIN serta selamat dan sukses untuk semua peneliti Puslitbang LKKMO di BRIN. Selamat bekerja dan terus memberikan sumbangsih karya risetnya bagi bangsa dan negara,” ungkap Kapus Arskal Salim.[]

FI/Muis/diad


Sumber :

Penulis : Fakhriati

Editor : Dewindah

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP