Balai Diklat Keagamaan Semarang

  • Sejarah

Balai Pendidikan dan Pelatihan  Keagamaan Semarang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 345 Tahun 2004 yang menggantikan nomenklatur lama Balai Pendidikan dan Latihan Pegawai Teknis Keagamaan Semarang.

Balai Pendidikan dan Latihan  Pegawai Teknis Keagamaan Semarang pada awal berdirinya berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 45 Tahun 1981, sejak itu Balai Diklat  mulai eksis melaksanakan tugas kediklatan, dan dalam kurun waktu 6 tahun pertama mengalami perpindahan  kantor sebanyak 3 kali, yaitu:

  1. Tanggal 2 Maret 1982 berkantor satu atap dengan Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Tengah
  2. Tanggal 3 Februari 1983 sampai dengan 1 Oktober 1986 berkantor di Jl. Ronggolawe Semarang Barat, gedung milik yayasan Perwanida Kanwil Departemen  Agama Propinsi Jawa Tengah
  3. Tanggal 2 Oktober 1986 sampai sekarang berkantor di Jl. Temugiring Banyumanik Semarang.

Dalam  perjalanan waktu Balai Diklat Keagamaan Semarang merasa belum dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal, karena terkendala oleh berbagai aturan dan ketentuan-ketentuan kediklatan yang membatasi kewenangan tugas kediklatan itu sendiri.

Dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Departemen Agama, adalah  merupakan era baru terjadinya Penguatan Tugas dan Fungsi Kelembagaan Diklat bagi Balai Diklat Keagamaan Semarang sebagai satu-satunya lembaga  penyelenggara diklat di daerah yang mempunyai wilayah kerja di lingkungan Departemen Agama Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selama kurun waktu dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2013 Balai Diklat Keagamaan Semarang telah mengalami 9 kali pergantian kepemimpinan yaitu:

  1. Tahun 1982 – 1985 dipimpin oleh Drs. H. Moch. Muhadi
  2. Tahun 1985 – 1995 dipimpin oleh Drs. H. Suharto
  3. Tahun 1995 – 1999 dipimpin oleh Drs. H. Sutoyo
  4. Tahun 1999 – 2005 dipimpin oleh Drs. H. Asmu’i, SH., M.Hum.
  5. Tahun 2005 – 2009 dipimpin oleh Drs. H. Yusuf Hidayat
  6. Januari – Oktober 2010 dipimpin oleh Drs. H. Masykur Hadi, MM
  7. November 2010 – Desember 2011 dipimpin oleh Drs. H. Chobirun Zuhdy, M.Pd
  8. Januari 2012- April 2013 dipimpin oleh Drs. H. Juhdi Amin, M.Ag
  9. April 2013 – Juli 2013 dipimpin oleh Drs. H. Soedjarwo, M.Si
  10. Juli 2013 – sekarang dipimpin oleh Drs. H. Japar, M.Pd
  • Visi dan Misi

 

Sejarah dan Profil Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Padang

 

Berdasarkan KMA No.45 tahun 1984 Balai Diklat Pegawai Teknis Keagamaan Padang didirikan pada tahun 1982, dengan dana yang berasal dari APBN tahun 1982 diresmikan pemakaiannya pada tanggal 16 Mei 1984 oleh Sekretaris Jenderal Dep.Agama Bapak H.Aswasmarno,SH. Berdasarkan KMA tersebut, Balai Diklat dipimpin oleh seorang Kepala bernama Drs.Muchtaruddin sampai dengan 1994, dibantu Kepala Subbag Tata Usaha, Kasi Diklat Guru Agama, Kasi Diklat Teknis merupakan salah satu dari Balai Diklat yang dimiliki oleh Departemen Agama berjumlah 12 Balai dengan kedudukan di bawah payung Pusdiklat Pegawai Dep.Agama dan Sekretaris Jenderal Dep.Agama. Wilayah kerja Balai Diklat Dep.Agama Padang meliputi 3 propinsi yaitu Sumatera Barat, Riau dan Jambi dengan jumlah pegawai ± 20.000 orang.

Dilihat dari letak geografis, Balai Diklat berada di lokasi yang strategis di tengah kota dengan suasana aman, nyaman dan tenang sebagai tempat kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Periode kepemimpinan kepala Balai Diklatpun mengalami beberapa kali pertukaran antara lain : tahun 1994 s.d 2001 dipimpin oleh Bapak Drs.H. Lamuris, tahun 2001 s.d 2003 dipimpin oleh Bapak Drs. H.Adli Etek, 2003 s.d 2006 dipimpin oleh Bapak Drs.H.Makmur Tizar,M.Ag, tahun 2006 s.d 2008 dipimpin oleh Bapak Drs.H.Najib Haitami,MM, dan tahun 2008 s.d sekarang di pimpin oleh Bapak Drs. M. Zuhri Hasibuan.

Dalam menyelenggarakan kegiatan kediklatan, berbagai komponen terlibat di dalamnya mulai dari Pimpinan, tenaga pengajar/widyaiswara, pegawai (panitia pelaksana) sarana dan prasarana, perpustakaan. Yang tak kalah penting juga terdiri dari Bangunan Sekretariat, Asrama, Ruang Belajar, Gedung Kerja Pegawai masing-masing 1 unit. Seiring dengan tuntutan dan peran Balai Diklat sebagai Lembaga Diklat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Departemen Agama selalu mengalami peningkatan, baik dari segi fisik maupun non fisik. Dari segi fisik peningkatan yang telah dilaksanakan adalah membangun ruang belajar berlantai dua (2001 & 2003), ruang makan berlantai 2 (tahun 2001 & 2003), asrama berlantai dua (tahun 2001&2003) dan pada tahun 2004 sesuai dengan dana yang tertuang dalam DIP telah dibangun Gedung tempat kerja berlantai dua.

Kemudian berdasarkan KMA No.1 tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat PNS Dep.Agama, seluruh kegiatan kediklatan yang semula sebagian berada di unit-unit eselon , secara berangsur diselenggarakan oleh Balai Diklat Dep.Agama. Kemudian tahun 2004 seluruh kegiatan kediklatan menjadi tanggungjawab, kewenangan serta diselenggarakan oleh Balai Diklat Dep.Agama secara total. Kecuali kegiatan yang bersifat orientasi yang meliputi 40 jam ke bawah. Menghadapi volume dan beban tugas yang semakin berat, Balai Diklat Dep.Agama Padang menyadari akan kekurangan Sumber Daya menusia yang dimiliki. Untuk mengatasi hal yang demikian, maka dilakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait seperti UNAND Padang, UNP Padang, Kanwil Dep.Agama, IAIN Imam Bonjol Padang, LPMP Prop. Sumatera Barat, Badan Diklat Propinsi Sumbar dan lain-lain.

Seiring dengan perjalanan waktu serta tuntutan kompetensi yang harus dimiliki, berdasarkan KMA No.345 tahun 2004 Balai Diklat Pegawai Teknis Keagamaan Padang berubah nama menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Padang. Perubahan ini tentunya memiliki alasan yang penting, antara lain untuk mensinergikan antara tugas pokok kediklatan di bidang administrasi dan tenaga teknis keagamaan, sehingga pelaksanaan diklat akan menghasilkan tujuan dan sasaran yang maksimal.

Berdasarkan KMA tersebut maka struktur Organisasi Balai Diklat Keagamaan Padang terdiri dari Kepala Balai Diklat, Kasi Dikat Tenaga Teknis Keagamaan, Kasi Diklat Administrasi.

Demikian sekilas profil Balai Diklat Keagamaan Padang.

  • STRUKTUR ORGNISASI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN SEMARANG

 

Kepala : Drs. H. Japar, M.Pd.
Kepala Sub. Bag. TU : Drs. H. Maskuri, M.Pd.
Kasi Diklat Tenaga Teknis : Darwiyanto, S.Pd., M.Ed
Kasi Diklat Tenaga Administrasi : Drs. Muhroji Arifin, S.Ag, M.Pd
Koordinator Widyaiswara : H. Mutadi, S.Pd, M.Ed
  • Tugas Pokok & Fungsi

TUGAS POKOK:

Melaksanakan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi dan Tenaga Teknis Keagamaan Sesuai Wilayah Kerja yang Telah Ditetapkan oleh Menteri Agama, yaitu Propinsi Jawa Tengah dan Provinsi D. I. Yogyakarta

FUNGSI: 

  1. Perumusan Visi, Misi dan Kebijakan Balai Diklat Keagamaan
  2. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi dan Tenaga Teknis Keagamaan
  3. Pelayanan di Bidang Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan
  4. Penyiapan dan Penyajian Laporan Hasil Pelaksanaan Tugas Balai Diklat Keagamaan
  5. Pelaksanaan Koordinasi dan Pengembangan Kemitraan dengan Satuan Organisasi/Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Serta Lembaga Terkait Lainnya

 

KMA  No. 345 Tahun 2004