ORIENTASI DIGITALISASI BAHAN PUSTAKA


ORIENTASI DIGITALISASI BAHAN PUSTAKA

Digitalisasi Bahan Pustaka menjadi salah satu proses penting menuju e-library, maksud dari  Digitalisasi adalah perubahan dari dokumen tercetak (printed document) menjadi dokumen elektronik. Pada prakteknya dokumen mentah (jurnal, prosiding, buku, majalah, dsb) diproses dengan scanner untuk menghasilkan dokumen elektronik.

Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama sedang menuju e-library, salah satunya adalah dengan mulai mendigitalisasikan hasil-hasil penelitian Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Langkah awal yang dilakukan perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kemneterian Agama untuk mewujudkan e-library adalah dengan melaksanakan kegiatan Orientasi Digitalisasi Bahan Pustaka. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Bahtera, Jl. Raya Puncak No. 256 Cipayung-Bogor pada tanggal 20-22 Agustus 2015. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak DR. H. Rohmat Mulyana Sapdi, Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama dengan diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari para Pengelola Perpustakaan/Pegawai di lingkungan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama serta unit Eselon I yang ada di Kementerian Agama Pusat.

Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama dan tenaga ahli yang berkompeten di bidangnya, yaitu:

  1. Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdi (Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama)
  2. M. Hilal Tri Anwari (Motivator, IER Universitas Paramadina)
  3. Dr. Joko Santoso, M.Hum (Perpustakaan Nasional RI)
  4. Ir. Said Nafik,M.Si. (DJKI Kemenkumham RI)
  5. Revi Kuswara (CEO Heikelmedia)
  6. Djembar Lembasono (CEO Kubus Intermedia)

Melalui kegiatan ini diharapkan proses Digitalisasi Hasil-hasil Penelitian dapat dilaksanakan dengan baik dan menurut aturan yang berlaku serta menghasilkan koleksi digital yang berguna dan bermanfaat, sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pemustaka, baik yang datang secara langsung ke Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama maupun yang berkunjung melalui website Perpustakaan. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.